Perjanjian berlaku selama dua tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Manajemen REAL menyatakan penandatanganan perjanjian kerja sama operasi tersebut berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian perseroan.
Kerja sama ini juga diharapkan memperluas segmentasi pasar melalui pengembangan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pengembangan rumah MBR menjadi salah satu segmen yang berkaitan dengan agenda pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau.
Namun, keterbukaan informasi REAL tidak menyebut proyek Grand Riscon Darmaga sebagai bagian resmi dari program pemerintah tersebut.
Pada perdagangan hari ini, saham REAL tercatat stagnan di level Rp44/saham. Sepanjangan perdagangan intraday, saham REAL sempat menyentuh level tertinggi Rp50/saham dengan terendah di posisi Rp43/saham.
(fik/naw)



























