Update Data Kasus ISPA di Wilayah Karhutla: Tembus 277 Ribu
Dinda D
14 October 2026 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 277.075 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per 12 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62.400 kasus atau 22,5% dialami anak berusia 0–5 tahun.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan data tersebut terus dipantau untuk mendeteksi peningkatan kasus dan memperkuat respons kesehatan di wilayah terdampak.
"Jika anak mengalami sesak napas, napas cepat, sulit menyusu atau minum, segera bawa ke fasilitas kesehatan. Penggunaan nebulizer harus sesuai indikasi dan petunjuk tenaga medis, bukan dilakukan sendiri secara mandiri," kata Aji dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10).
Asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5 dan zat berbahaya lainnya serta memicu ISPA, batuk, sesak napas, serta memperparah asma. Bayi dan balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit paru kronis menjadi kelompok yang rentan terhadap paparan asap.
Kemenkes mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk.
































