Logo Bloomberg Technoz

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menekankan pentingnya peningkatan investasi, produktivitas, ekspor bernilai tambah, serta penguatan daya saing melalui efisiensi logistik dan pengembangan ekonomi syariah.

‎Dradjad menjelaskan, investasi harus tumbuh lebih cepat dibandingkan produk domestik bruto (PDB) dan diarahkan pada proyek-proyek yang memiliki nilai tambah tinggi. 

"Jadi pemerintah dan swasta harus kerja bersama. Nah, salah satu yang akan kita garap lebih intensif lagi, itu adalah debotlenecking. Kita untuk mengurangi regulasi, deregulasi, mengurangi birokrasi, debirokratisasi, sehingga sektor swasta akan bisa bergerak lebih cepat lagi," tegasnya.

Potensi Dana Syariah

Pada kesempatan yang sama, Dradjad turut mengungkapkan potensi dana sosial syariah di Indonesia mencapai Rp343 triliun per tahun. Namun, realisasinya baru mencapai Rp41 triliun atau sekitar 12% dari potensi yang tersedia.

Dradjad menilai kesenjangan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan untuk mengoptimalkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan keuangan syariah perlu didukung oleh sinergi berbagai otoritas, termasuk Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, penguatan dana sosial syariah juga diperlukan untuk memperbesar kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional.

Di sisi lain, industri halal ditegaskannya telah menjadi salah satu penggerak ekonomi Indonesia. Dradjad menyebut rantai nilai halal berkontribusi hampir 25% terhadap PDB, atau sekitar Rp1.524 triliun pada kuartal IV-2025.

Kinerja ekspor produk halal juga menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang 2025, ekspor produk halal tumbuh 23% menjadi US$63,4 miliar.

Menurut Dradjad, ekosistem industri halal Indonesia turut diperkuat oleh keberadaan 4,4 juta sertifikat halal yang mencakup 14,6 juta produk. Indonesia juga memiliki 39 negara mitra yang telah melakukan pengakuan bersama atau mutual recognition atas sertifikasi halal, serta empat kawasan industri halal.

"Jadi sebenarnya banyak potensi yang sudah kita mulai wujudkan," pungkasnya. 

(lav)

No more pages