Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

ESDM Buka Suara Soal Antrean BBM: Stok Masih 18—20 Hari

Sabrina Mulia Rhamadanty
14 October 2026 15:00

Bensin menetes dari nosel bahan bakar. Fotografer: Oliver Bunic/Bloomberg
Bensin menetes dari nosel bahan bakar. Fotografer: Oliver Bunic/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman menegaskan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini masih berada pada tingkat ketahanan 18 hingga 20 hari.

"Untuk ketahanan stok, kondisi kita sebenarnya masih aman, yaitu 18—20 hari. Masalah yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh pola distribusi akibat faktor musim," ujar Laode saat ditemui awak media di Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Rabu (14/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Laode untuk merespons fenomena antrean panjang BBM yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah, termasuk yang terbaru di Bali dan sebagian Jawa Timur.


Laode menambahkan tantangan utama distribusi BBM di wilayah daratan kerap dipengaruhi oleh faktor alam. Di beberapa daerah yang bergantung pada angkutan sungai, penurunan debit air memaksa pengalihan pengiriman menggunakan armada truk.

"Jika sungai kering, pengiriman dialihkan menggunakan truk. Pengiriman dengan truk memakan waktu berjam-jam dan volumenya pun terbatas," jelasnya.