Logo Bloomberg Technoz

Kendati demikian, Ari menggarisbawahi, valuasi saham Indonesia relatif sudah terdiskon lebar. Dia berharap kemajuan yang lebih jelas dalam kebijakan dan pengelolaan fiskal dapat membuka peluang penguatan IHSG sampai akhir tahun ini.

“Kemajuan yang lebih jelas dalam kebijakan dan pelaksanaannya dapat membantu membuka peluang kenaikan pasar lebih lanjut,” tuturnya.

IHSG Year to Date Tahun 2026 (Bloomberg)

Selain kebijakan domestik, indeks komposit juga dibayangi oleh koreksi pasar saham global seiring dengan kenaikan harga minyak mentah belakangan.

Kekhawatiran terhadap prospek saham artificial intelligence (AI) juga ikut menarik keluar dana global dari saham terkait teknologi hingga chip.

Sementara itu, obligasi pemerintah AS (Treasuries) menguat karena permintaan terhadap aset safe haven.

Pada perdagangan kemarin, Indeks saham Asia Pasifik MSCI Inc. turun 1,6% dan berada di jalur untuk mencatatkan penutupan terendah sejak Agustus.

Indeks Kospi Korea Selatan—salah satu indikator utama perdagangan saham berbasis AI—anjlok 6% pada perdagangan kemarin.

Penurunan saham dan harga minyak mengangkat harga obligasi, termasuk kontrak berjangka obligasi Eropa.

Imbal Hasil US Treasury 10 Tahun Mendekati Level Tertinggi sejak 2007

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan turun 4 basis poin menjadi 5,20% saat perdagangan obligasi tunai kembali dibuka setelah libur. Harga minyak mentah Brent turun 0,9% menjadi sekitar US$105,70 per barel.

Analis dari Sinarmas Asset Management Hendriko Gani mengatakan situasi itu belakangan ikut mendorong investor asing keluar dari saham Indonesia.

“Sebenarnya saat ini asing terus melakukan penjualan seiring meningkatnya resiko geopolitik di Timur Tengah, serta meningkatnya yield dari treasury AS akibat kekhawatiran fiskal dan inflasi di AS,” kata Hendriko saat dihubungi.

Selain itu, dia menambahkan, pengelolaan fiskal belakangan kembali menjadi sorotan setelah harga minyak mentah tertahan tinggi sampai pertengahan bulan ini.

“Dari sisi domestik, kekhawatiran akan fiskal akibat kenaikan harga minyak kembali menjadi momok buat IHSG,” kata dia.

Defisit APBN

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menjadi indeks saham dengan koreksi paling parah di dunia sepanjang 2026.

Di level Asia Tenggara, indeks SETI (Thailand) berhasil melesat 24,77% dan Straits Times (Singapura) terdongkrak 16,56%.

Kendati demikian, berbagai data ekonomi makro menunjukkan ekonomi Indonesia relatif solid. Pada kuartal II-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29%.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kredibilitas fiskal sebagai fondasi pembangunan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam pertemuan bilateral dengan Presiden World Bank Group, Ajay Banga, di Bangkok, Thailand (13/10/2026). 

"Satu-satunya mata uang yang kami miliki adalah kredibilitas. Karena itu, kami ingin menjaga kredibilitas kami dan menegaskan kembali komitmen terhadap defisit anggaran 3%  serta rasio utang 60% terhadap produk domestik bruto (PDB)," kata Suahasil

APBN mencetak defisit sebesar Rp319 triliun atau 1,24% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sampai September 2026.

Porsi defisit melonjak dibanding bulan sebelumnya yang hanya tercatat 0,9% terhadap PDB.

Kendati demikian, angka ini lebih rendah dibanding posisi pada periode yang sama tahun lalu, yakni Rp371,5  triliun atau 1,56% terhadap PDB. 

Di sisi lain, posisi keseimbangan primer APBN 2026 mencatatkan surplus Rp125,52 triliun sampai September 2026. Angka ini lebih tinggi dibanding nominal surplus pada periode yang sama tahun lalu Rp18 triliun.

(naw)

No more pages