Logo Bloomberg Technoz

Terlalu Dini Menilai Emiten Haji Isam TEBE, Valuasi Kemahalan

Nyoman Ary Wahyudi
13 October 2026 13:10

Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian analis menilai saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) terlalu mahal jika dibandingkan dengan kompetitor lain atau peers.

TEBE yang dikendalikan oleh bos Jhonlin Group Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam bergerak dalam bisnis penyedia infrastruktur logistik batu bara di Kalimantan Selatan.

Perusahaan memiliki jalan angkut khusus sepanjang 46 kilometer, pelabuhan batu bara seluas 30 hektare di Sungai Barito dengan kapasitas muat 18 juta ton per tahun, empat jalur jetty-konveyor, serta armada alat berat.


Dari lantai bursa, saham TEBE telah melonjak sekitar 56% dalam satu bulan terakhir.

“Kami menilai kenaikan tersebut terutama didorong oleh respons positif pasar terhadap strategi diversifikasi bisnis di luar batu bara serta rencana penambahan usaha perdagangan bahan bakar,” dikutip dari riset Trimegah Sekuritas Indonesia, Selasa (13/10/2026).