Sementara itu, wilayah kategori waspada mencakup sebagian Bali, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Kekeringan meteorologis terjadi ketika curah hujan di suatu wilayah berada di bawah kondisi normal dalam periode tertentu. Kondisi ini dapat mengurangi ketersediaan air dan berdampak pada aktivitas masyarakat.
"BMKG mencatat sekitar 76% wilayah Indonesia saat ini sedang mengalami musim kemarau. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menghemat air dan menggunakannya secara bijak," kata BMKG dalam Instagram-nya, Senin (12/10).
"Masyarakat juga diminta tidak membakar lahan maupun sampah untuk mencegah kebakaran. Selain itu, aktivitas di luar ruangan pada siang hari sebaiknya dikurangi jika memungkinkan," tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG, termasuk akun Instagram @infoBMKG, agar dapat mengantisipasi dampak musim kemarau.
(dec/spt)






























