Logo Bloomberg Technoz

Walau infrastruktur digital Asia akan kesulitan untuk mengimbangi permintaan tersebut, fasilitas-fasilitas tersebut sangat bergantung pada perusahaan hyperscaler AS yang beroperasi dan sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah AS, kata Pan, yang perusahaannya memiliki investasi properti di seluruh Asia melalui unit Hongkong Land.

Apakah perusahaan-perusahaan yang berdomisili di AS akan diizinkan untuk beroperasi secara global dengan tingkat stabilitas dan kepastian yang sama selama dekade mendatang merupakan “risiko yang sangat, sangat tidak pasti yang tidak dapat dijamin oleh siapa pun,” ucap dia.

Presiden Donald Trump terus mendorong investasi AI dalam persaingan dengan China, meskipun beberapa perusahaan AI menyerukan perlambatan pengembangan dan munculnya reaksi negatif publik terhadap pusat data. 

Chinatetap menjadi pasar terbesar di Asia untuk pusat data, sementara di luar daratan negara tersebut, penyedia layanan cloud Barat menyumbang sekitar 70% dari permintaan hyperscaler dan pemain China sekitar 30%, menurut laporan McKinsey pada bulan Juni.

(bbn)

No more pages