Logo Bloomberg Technoz

Meski aktivitas kegempaan secara umum belum menunjukkan peningkatan signifikan, namun Badan Geologi mencatat gejala peningkatan aktivitas dalam skala rendah mulai terlihat sejak awal Oktober 2026.

Seiring kenaikan status tersebut, Badan Geologi turut mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.

Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau serta pengunjung dan wisatawan dilarang memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Kedua, masyarakat juga dilarang memasuki wilayah radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Ketiga, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Anak Krakatau.

Keempat, Badan Geologi turut meminta masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung tenang dan tidak mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami.

(prc/naw)

No more pages