BEI Perluas Penyelidikan Saham HSC, Sentuh Kapitalisasi Rp5 T
Nyoman Ary Wahyudi
10 October 2026 10:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas cakupan penyelidikan kepemilikan saham konsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC).
Perluasan itu menjadi bagian dari upaya otoritas bursa untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas trarnsparansi pasar sembari memperkuat perlindungan investor.
BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memperluas cakupan kajian HSE lewat price impact ratio hingga saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp5 triliun.
Sebelumnya, metodologi HSC berbasis price impact ratio hanya menyasar pada saham dengan kapitalisasi pasar minimal Rp10 triliun.
“Perluasan cakupan tersebut memungkinkan pemantauan terhadap konsentrasi kepemilikan dilakukan pada populasi saham yang lebih luas,” dikutip dari keterangan BEI, Sabtu (10/10/2026).






























