Perhatian pasar dalam baru–baru ini amat mengarah pada valuasi harga saham GOTO yang dinilai sudah amat menarik dan memberikan potensi kenaikan, menurut Citi. Terlebih lagi setelah saham perusahaan layanan transportasi daring dan pesan-antar makanan tersebut tertekan menyusul langkah bursa menghapus batas minimum harga perdagangan menjadi Rp1 per saham.
“Kami menilai faktor-faktor yang mendorong harga saham tersebut sebagian besar bersifat teknikal, bukan fundamental. Pergerakan ini mencerminkan proses price discovery yang sebelumnya tertekan oleh batas harga minimum sejak Mei, bukan perubahan pada fundamental bisnis,” tulis analis Ferry Wong dalam sebuah catatan riset, melansir Bloomberg News.
Menutup pandangan negatif jangka pendek dan membuka Catalyst Watch positif selama 90 hari, dengan ekspektasi harga saham akan semakin mendekati fundamentalnya. Citi pun menargetkan harga saham GOTO menjadi Rp80 per saham. Program buyback senilai Rp3,5 triliun yang belum terealisasi menjadi salah satu faktor pendukung harga saham.
(fad/aji)




























