Logo Bloomberg Technoz

Abdul Mu'ti menilai kebijakan tersebut diperlukan karena selama ini terdapat siswa yang dinilai belum memiliki kebiasaan belajar yang baik.

"Karena banyak murid itu yang mengikuti RMS, rajin malas saja," kata dia.

Dia mengatakan pendidikan perlu membentuk siswa yang memiliki semangat belajar dan siap menghadapi persaingan. Menurutnya, siswa juga perlu dibiasakan memiliki karakter yang tangguh.

"Saya setuju, Prof. Brian, harus kita biasakan punya jiwa yang rajin belajar kemudian siap untuk berkompetisi dan anak-anak yang tangguh seperti yang sering disampaikan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto," tuturnya.

Meski demikian, Abdul Mu'ti menegaskan penerapan kebijakan tersebut tetap membutuhkan kajian akademik dan masukan dari para ahli. Karena itu, pihaknya melibatkan akademisi dan pakar dalam pembahasan kebijakan pendidikan.

"Kalau rekomendasi itu bisa berasal dari pertemuan ini, saya kira langkah kami menerapkan kebijakan itu akan semakin mantap karena dukungan para ahli," kata Abdul Mu'ti.

"Dan jangan lupa kalau kami undang, hadir, karena mesti memerlukan kajian akademik, mesti memerlukan masukan dari para pakar," lanjutnya.

(dec/spt)

No more pages