Direktur Utama JARR Indra Irawan menegaskan transaksi gadai saham tersebut tidak mengubah pengendalian atas perseroan.
"Perseroan menegaskan bahwa gadai saham itu tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan," kata Indra dalam keterbukaan informasi.
Selain JARR, Haji Isam juga menggadaikan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada Bank Mandiri. Saham PGUN pada hari ini juga turun, kehilangan 175 poin atau setara 1,91% ke level Rp9.000/saham.
Aksi tersebut dilakukan di tengah manuver Haji Isam untuk mengakuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Sebelumnya, Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama memperbesar rencana akuisisi saham BYAN menjadi sekitar 30,25%, dari sekitar 30%.
Jumlah saham yang akan diambil mencapai 10,08 miliar saham. Penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.
Meski berada dalam grup usaha yang sama, JARR sebelumnya telah menegaskan tidak terlibat dalam rencana akuisisi saham BYAN. JARR menyatakan tidak menyediakan pendanaan, pinjaman, fasilitas pembiayaan, maupun dukungan keuangan kepada Jhonlin Baratama untuk transaksi tersebut.
(dhf)


























