Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, Haji Isam turut merepo saham pengendali PGUN di antaranya PT Baramega Citra Mulia Persada, PT Citra Agro Raya dan PT Araya Agro Lestari.

Penandatanganan akta gadai saham pengendali JARR dan PGUN itu dilakukan pada Rabu (30/9/2026).

Crossing Jumbo

Manuver gadai saham itu belakangan terjadi di tengah rencana Haji Isam untuk mengakuisisi sebagian besar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Haji Isam bersama dengan pengendali BYAN Low Tuck Kwong dan putrinya Elaine Low belakangan mengubah muatan perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) yang telah diteken sebelumnya.

Lewat perjanjian terbaru, Haji Isam akan mengambil 10.084.088.370 saham BYAN atau sekitar 30,25% saham beredar raksasa tambang batu bara tersebut.

Adapun pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent).

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Jhonlin Baratama akan memegang 10.084.088.370 saham BYAN. Jhonlin Baratama merupakan kendaraan investasi yang digunakan Haji Isam untuk masuk ke BYAN.

Dari lantai bursa, BYAN mencatat transaksi tutup sendiri atau crossing saham jumbo sekitar Rp26,1 triliun lewat pasar negosiasi pada perdagangan pagi ini, Rabu (7/10/2026).

Mengutip data perdagangan, transaksi tutup sendiri itu melibatkan sekitar 10,08 miliar saham di harga pelaksanaan Rp2.588 per saham lewat tiga tahapan.

Dengan demikian, nilai transaksi dari crossing saham itu sekitar Rp26,1 triliun.

Adapun, harga pelaksanaan crossing saham itu lebih rendah 80,76% dari harga pembukaan BYAN pagi ini di level Rp13.450 per saham.

Besaran transaksi itu sejalan dengan rencana akuisisi Haji Isam atas sebagian besar saham perusahaan tambang batu bara tersebut.

Dalam perjanjian awal yang diteken 16 September 2026, Haji Isam hanya menguasai 30% saham BYAN. Dalam perjanjian awal itu,  Low Tuck Kwong akan tetap menjadi pemegang saham utama sekaligus pengendali BYAN.

Saat itu, Low Tuck Kwong diperkirakan masih memegang 6,95 miliar saham atau 20,85%, sedangkan Elaine Low akan memegang sekitar 3,79 miliar saham atau 11,39% BYAN.

(naw)

No more pages