Uang Primer Tumbuh Melambat 9,3% Jadi Rp2.353 T September 2026
Redaksi
07 October 2026 16:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan kondisi uang primer disesuaikan (M0) tercatat Rp2.353,1 triliun atau tumbuh 9,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026. Namun, kinerjanya melambat dibanding pada Agustus 2026 yang tumbuh mencapai 16,3% (yoy).
"Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar 11,8% (yoy) dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 3,9% (yoy)," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Rabu (7/10/2026).
Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas atau pengendalian moneter disesuaikan.
Sebagai informasi, uang primer adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di bank sentral akibat pemberian insentif likuiditas.
Mulai Januari 2025, Bank Indonesia melakukan penyesuaian perhitungan M0 adjusted untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan uang primer dan pengaruh dari kebijakan likuiditas yang dilakukan oleh Bank Indonesia.






























