Logo Bloomberg Technoz

Melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari dropnya sejumlah saham berbobot besar, hingga diperberat oleh tertekannya harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang amblas 6% lebih, dan saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang turun 3%. Hingga saham PT PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) drop 3%.

Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Rabu (7/10/2026)

  1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengurangi 14,01 poin
  2. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 2,98 poin
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengurangi 2,87 poin
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 2,29 poin
  5. PT United Tractors Tbk (UNTR) mengurangi 2,2 poin
  6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengurangi 1,85 poin
  7. PT Astra International Tbk (ASII) mengurangi 1,63 poin
  8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 1,56 poin
  9. PT Energi Mega Persada  Tbk (ENRG) mengurangi 1,48 poin
  10. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengurangi 1,36 poin

Crossing Saham BYAN di Harga Discount

Emiten saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat transaksi tutup sendiri atau crossing saham jumbo mencapai Rp26,1 triliun melalui perdagangan pasar negosiasi pada hari ini, Rabu (7/10/2026).

Mengutip data perdagangan, transaksi tutup sendiri itu melibatkan 10,08 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.588 per saham melalui tiga tahapan.

Dengan demikian, nilai transaksi dari crossing saham itu menyentuh Rp26,1 triliun.

Adapun, harga pelaksanaan crossing saham itu lebih rendah 80,76% dari harga pembukaan BYAN pagi hari ini di level Rp13.450 per saham.

Besaran transaksi itu sejalan dengan rencana akuisisi Bos Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam atas sebagian besar saham perusahaan tambang batu bara tersebut.

(fad)

No more pages