Logo Bloomberg Technoz

Haji Isam bersama dengan pengendali BYAN Low Tuck Kwong dan putrinya Elaine Low belakangan mengubah muatan perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) yang telah diteken sebelumnya.

Lewat perjanjian terbaru, Haji Isam akan mengambil 10.084.088.370 saham BYAN atau sekitar 30,25% saham beredar raksasa tambang batu bara tersebut.

Adapun pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent).

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Jhonlin Baratama akan memegang 10.084.088.370 saham BYAN. Jhonlin Baratama merupakan kendaraan investasi yang digunakan Haji Isam untuk masuk ke BYAN.

Sebelumnya, Haji Isam sempat meneken CSPA dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September 2026 untuk mengambil sekitar 30% saham beredar BYAN.

Dalam perjanjian awal itu,  Low Tuck Kwong akan tetap menjadi pemegang saham utama sekaligus pengendali BYAN.

Saat itu, Low Tuck Kwong diperkirakan masih memegang 6,95 miliar saham atau 20,85%, sedangkan Elaine Low akan memegang sekitar 3,79 miliar saham atau 11,39% BYAN.

(naw)

No more pages