Awal tahun ini, Robert Playter mengundurkan diri setelah enam tahun menjabat sebagai CEO Boston Dynamics.
Playter merupakan pemimpin kedua dalam sejarah perusahaan yang telah berdiri lebih dari 30 tahun tersebut. Sejak itu, beberapa eksekutif puncak telah meninggalkan perusahaan, termasuk Chief Technology Officer Aaron Saunders.
Pada saat yang sama, Hyundai sedang berupaya mengakuisisi sisa saham SoftBank Group Corp. di Boston Dynamics guna mengamankan kepemilikan penuh atas perusahaan pelopor di bidang robotika tersebut.
Hyundai lantas telah menjalin kemitraan strategis dengan Nvidia Corp. dan Google DeepMind untuk mengembangkan Atlas. Robot-robot tersebut diperkirakan akan mulai melakukan tugas-tugas sederhana seperti pengelasan dan logistik, sebelum kemudian dimobilisasi untuk proses manufaktur yang lebih kompleks, termasuk perakitan komponen, pada tahun 2030.
(bbn)
























