Sengketa Pajak Meruncing, Pemerintahan Jerman Terancam Kolaps
News
06 October 2026 16:10

Kamil Kowalcze - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintahan Kanselir Friedrich Merz kesulitan mencapai kesepakatan mengenai paket kebijakan untuk menekan pelebaran defisit anggaran Jerman. Perselisihan yang semakin membesar itu kini mulai mengancam kelangsungan koalisi pemerintah.
Paket kebijakan yang tengah dibahas tersebut diperkirakan dapat menghasilkan tambahan penerimaan lebih dari €4 miliar (sekitar Rp80,64 triliun) per tahun setelah diterapkan sepenuhnya, menurut sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut. Para perunding saat ini berupaya menjembatani perbedaan terkait pungutan gula, plastik, serta kenaikan pajak atas keuntungan kripto pribadi.
Blok yang dipimpin Partai Demokrat Kristen (CDU) pimpinan Merz dan Partai Sosial Demokrat (SPD) pada prinsipnya telah menyepakati paket tersebut sebagai bagian dari kesepakatan anggaran terbaru koalisi, meski sejumlah detail penting masih belum terselesaikan. Sementara kenaikan bea atas alkohol dan tembakau tengah dibahas di parlemen, sejumlah kebijakan lainnya masih menjadi bahan negosiasi di dalam koalisi, kata juru bicara Kementerian Keuangan. Dia menolak berspekulasi mengenai hasil pembahasan di parlemen.
Merz, yang terpukul setelah kekalahan telak dalam pemilihan negara bagian bulan lalu, melihat otoritasnya terus tergerus selama 17 bulan menjabat. Hasil jajak pendapat menunjukkan tingkat dukungannya berada di titik terendah sepanjang masa bagi seorang pemimpin Jerman sejak Perang Dunia II. Negosiasi pekan lalu mengenai kebijakan untuk memperkuat pendanaan perawatan lansia berlangsung begitu alot sehingga media Jerman melaporkan Presiden Frank-Walter Steinmeier turun tangan untuk memastikan koalisi tetap utuh.































