Selain itu, masyarakat diminta tidak beraktivitas pada sektor selatan dan tenggara dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
PVMBG juga mengingatkan adanya potensi ancaman guguran atau longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok.
Masyarakat di sekitar gunung juga diimbau menggunakan masker untuk melindungi mulut dan hidung, serta perlengkapan pelindung mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan seperti ISPA maupun gangguan kesehatan lainnya.
Selain itu, warga diminta menutup tempat penampungan air bersih untuk mencegah paparan abu vulkanik.
Pemerintah daerah dan masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun dengan PVMBG dan Badan Geologi untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung.
Perkembangan aktivitas Gunung Ili Lewotolok dan rekomendasi teknis dapat dipantau melalui Magma Indonesia dan kanal resmi Badan Geologi.
(dec/spt)




























