Menurut pernyataan tersebut, EMA akan menunjuk konsultan untuk menyusun rencana pembangunan pusat kegiatan tersebut di lahan seluas sekitar 200 hektare (50 ekar).
Penunjukan itu diperkirakan akan dilakukan pada pertengahan 2027, dan studinya diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun.
Pulau Tekong merupakan lokasi fasilitas pelatihan militer, dan pemerintah juga sedang mengkaji pembangunan terowongan bawah laut untuk menghubungkan pulau tersebut dengan daratan utama.
(bbn)
No more pages































