“Tidak ada bagian dari biaya sponsor yang tercatat yang dibayarkan oleh ADUG atau menggunakan dana ADUG. Sponsor Abu Dhabi dari waktu ke waktu mengajukan permohonan bantuan keuangan kepada pemerintah Abu Dhabi untuk memenuhi kewajiban mereka membayar biaya sponsor yang tercatat—permohonan tersebut telah disetujui,” demikian isi putusan tersebut.
Namun, komisi independen menolak argumen tersebut dan menyebutnya “tidak benar.” Komisi menyatakan telah menyimpulkan bahwa penjelasan tersebut merupakan “penjelasan” yang dibuat oleh klub jauh setelah kejadian dalam upaya mengaburkan dan menyembunyikan kenyataan mengenai skema pendanaan terselubung tersebut.
Argumen Manchester City tersebut kemungkinan akan kembali memicu perdebatan mengenai sejauh mana kepemilikan klub terpisah dari negara Abu Dhabi, serta implikasi dari kepemilikan klub yang memiliki keterkaitan dengan negara.
Mansour merupakan anggota keluarga penguasa Abu Dhabi dan saudara dari Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Pada Sabtu, Chairman City Khaldoon Al Mubarak menyebut adanya “bukti yang tidak terbantahkan” yang menurutnya mendukung klaim klub bahwa mereka tidak bersalah. City menyatakan keputusan komisi tersebut mengandung “kesalahan material yang jelas, baik dalam hukum, prinsip maupun fakta, sehingga tidak dapat dijadikan dasar yang kuat.”
Terungkap pula bahwa Al Mubarak, yang ditunjuk sebagai chairman City setelah pengambilalihan klub pada 2008, tercatat sebagai diplomat Emirat dalam direktori pemerintah Inggris yang saat ini memuat seluruh perwakilan asing.
Perwakilan negara asing dan staf diplomatik mereka “menikmati hak istimewa dan kekebalan berdasarkan Diplomatic Privileges Act (1964)”, yang memberikan kekebalan kepada diplomat dari penuntutan berdasarkan hukum pidana, perdata, dan administratif.
Sponsor utama City, Etihad Airways, mengatakan sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap Premier League. Maskapai tersebut menilai publikasi temuan komisi memiliki “implikasi yang merugikan... meskipun maskapai tidak disebutkan dalam temuan yang telah disunting dan dipublikasikan.”
(red)





























