Logo Bloomberg Technoz

“Sebagian staf tidak bisa meninggalkan rumah. Ini adalah bencana alam,” katanya. “Bukan berarti mereka sengaja tidak masuk kerja jika sebenarnya bisa.”

Gangguan tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Bangkok dengan curah hujan lebih dari 12 inci (sekitar 30 cm)dalam tiga hari, hampir setara dengan curah hujan yang biasanya diterima ibu kota Thailand sepanjang September. Jalan dan permukiman yang terendam banjir membuat banyak karyawan maskapai tidak dapat mencapai Suvarnabhumi.

Chief Executive Officer Thai Airways Chai Eamsiri mengatakan maskapai tersebut sangat terdampak karena Bangkok merupakan basis operasionalnya dan menangani volume penerbangan serta kargo yang jauh lebih besar di kota tersebut. Pekerjaan pelayanan untuk maskapai lain telah dialihkan kepada kontraktor eksternal untuk membebaskan kapasitas, katanya.

Maskapai tersebut juga mengurangi jumlah penerbangan selama proses pemulihan operasional. Thai Airways, yang biasanya mengoperasikan sekitar 115 penerbangan per hari, berencana mengoperasikan 100 penerbangan pada Kamis dan 105 penerbangan pada Jumat. Chai menargetkan frekuensi penerbangan kembali normal dalam waktu tujuh hari.

(bbn)

No more pages