Pemeriksaan ini menjadi tantangan baru bagi bursa mata uang kripto terbesar di dunia, yang sebelumnya pernah menghadapi masalah regulasi.
Pada tahun 2023, perusahaan setuju untuk membayar denda dan sanksi US$4,3 miliar di AS karena gagal menerapkan pengendalian anti pencucian uang yang memadai. Pendiri Changpeng Zhao juga mengaku bersalah atas tuduhan serupa dan kemudian diampuni oleh Presiden Donald Trump.
(bbn)
No more pages































