Logo Bloomberg Technoz

Setelah melewati periode tersebut, pemberitahuan akan dihapus dari riwayat perangkat. Artinya, pengguna tidak dapat menggunakan fitur ini untuk melihat notifikasi yang sudah lebih dari satu hari.

Fitur ini juga dapat membantu ketika pengguna menerima banyak notifikasi dalam waktu berdekatan. Pemberitahuan yang terlewat atau tertumpuk dapat ditelusuri kembali melalui log yang tersedia.

Tidak Semua Pesan Bisa Dilihat

Ada batasan yang perlu diperhatikan. Riwayat Notifikasi hanya dapat mencatat pesan atau informasi yang sebelumnya menghasilkan pemberitahuan pada perangkat.

Jika sebuah kontak atau grup telah dibisukan, pesan yang masuk tidak menghasilkan notifikasi. Karena itu, pesan tersebut tidak akan tercatat dalam Riwayat Notifikasi.

Fitur ini juga bukan berarti seluruh pesan yang dihapus dapat dipulihkan. Riwayat Notifikasi hanya menampilkan informasi yang memang sudah tercatat sebagai pemberitahuan sebelum pesan tersebut dihapus.

Cara Mengaktifkan Riwayat Notifikasi

Langkah untuk mengaktifkan fitur ini dapat berbeda tergantung merek dan antarmuka Android yang digunakan. Berikut cara mengaktifkannya pada sejumlah perangkat.

HP Google Pixel dan Motorola

  1. Buka Pengaturan.

  2. Pilih menu Notifikasi.

  3. Klik Riwayat Notifikasi.

  4. Aktifkan fitur tersebut.

Setelah fitur aktif, pemberitahuan yang masuk berikutnya akan mulai tercatat dalam riwayat perangkat.

HP Samsung

  1. Buka aplikasi Pengaturan.

  2. Klik Notifikasi.

  3. Buka Pengaturan lanjutan.

  4. Pilih Riwayat Notifikasi.

  5. Klik tombol yang berada di sebelah opsi Mati untuk mengaktifkannya.

Pengguna sebaiknya mengaktifkan fitur ini sejak awal jika ingin memiliki catatan pemberitahuan yang masuk. Notifikasi yang diterima sebelum fitur diaktifkan pada umumnya tidak akan muncul secara retroaktif.

Bisa Membantu Mengelola Notifikasi

Selain untuk menelusuri pemberitahuan yang terlewat, Riwayat Notifikasi dapat digunakan untuk mengetahui aplikasi mana yang paling sering mengirimkan notifikasi.

Dari riwayat tersebut, pengguna dapat melihat pola pemberitahuan yang masuk dan menentukan aplikasi mana yang notifikasinya dianggap tidak diperlukan.

Jika sebuah aplikasi terlalu sering mengirimkan pemberitahuan, pengguna dapat mengatur kembali izin notifikasinya melalui menu Pengaturan. Dengan begitu, notifikasi yang tidak diperlukan dapat dikurangi.

Dengan demikian, Riwayat Notifikasi bukan hanya berguna ketika pengguna ingin melihat kembali pemberitahuan yang terlewat. Fitur tersebut juga dapat menjadi alat untuk mengelola notifikasi agar penggunaan ponsel menjadi lebih teratur.

(seo)

No more pages