Logo Bloomberg Technoz

Proyeksi inflasi itu juga membayangi pergerakan yield di pasar obligasi domestik pagi ini. Yield tenor 4 tahun naik 2,4 basis poin (bps) menjadi 6,99%, disusul tenor 6 tahun naik 2,2 bps ke 7,03%. Sedangkan tenor 2 tahun naik 1,5 bps ke 6,83%.

Namun, sebagian tenor masih mencatat penurunan yield. Seperti tenor 10 tahun masih terpangkas 1,6 bps ke 7,08%, disusul tenor 1 tahun dengan penurunan yield paling tajam 4,5 bps ke 6,79%.  

Yield obligasi (Bloomberg)

Di sisi lain, pasar keuangan domestik juga dibayangi oleh sejumlah data ekonomi yang rilis pekan ini. Selain inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data perdagangan pada pekan ini. 

Berdasarkan konsensus yang dihimpun Bloomberg, median estimasi impor Agustus diperkirakan tumbuh 27,8% yoy dari 27,02% yoy pada Juli. Sementara, ekspor melambat tajam dari 6,05% pada Juli, diperkirakan menjadi 2,5% pada Agustus. 

Ketidakseimbangan atara pemulihan aktivitas ekonomi domestik yang tergambar dalam data proyeksi impor dengan perlambatan ekspor mengindikasikan bahwa sektor manufaktur dan komoditas sedang menghadapi lemahnya permintaan global.

(riset/aji)

No more pages