Di sisi lain, Banggar dan pemerintah turut menyepakati belanja pemerintah pusat yang melonjak menjadi sebesar Rp3.371 triliun, naik 9,1 triliun dibandingkan dengan usulan pemerintah.
Pembengkakan ini terutama dikarenakan belanja Kementerian/Lembaga yang naik menjadi Rp 1.555 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1.504 triliun atau naik sebesar 52 triliun.
“Kebijakan khusus belanja K/L tahun anggaran 2027 diarahkan antara lain untuk melanjutkan bidang prioritas pembangunan yang didukung dengan penajaman arah kepembangunan melalui PKPN,” kata Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Muhidin Mohamad Said pada rapat kerja dengan pemerintah, Kamis (24/9/2026).
Sementara itu, belanja Non K/L justru menyusut menjadi sebesar Rp1.814 triliun atau turun dari usulan awal pemerintah yang sebesar Rp1.857 triliun.
Banggar juga menyebut bahwa Transfer ke Daerah (TKD) tercatat sebesar Rp735 triliun atau sama dengan usulan pemerintah.
Sebelumnya, Pemerintah menargetkan anggaran belanja negara mencapai Rp4.097 triliun pada 2027, meningkat 6,6% dibanding proyeksi belanja negara pada 2026 yang sebesar Rp3.842 triliun.
(lav)




























