“Terjaganya keyakinan konsumen pada Juli 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap berada pada level optimis masing–masing sebesar 107,9 dan 125,7,” mengutip laporan BI.
Prospek dan Rekomendasi Saham Konsumen
Saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) misalnya, berhasil menguat 0,74% menuju level Rp274/saham. Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) juga menghijau harga sahamnya 0,59% di level Rp1.690/saham.
Lebih potensial, saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang berhasil menguat, dengan masing–masing mencatat penguatan 1,09% di level Rp4.620/saham, dan 0,87% di level Rp460/saham.
Menariknya, emiten saham MYOR dan saham MIDI menjadi top picks atau saham pilihan RHB Sekuritas Indonesia.
Analisisnya, emiten saham MIDI menjalankan model bisnisnya yang defensif, ragam produk yang luas, serta jaringan gerai ekstensif di luar Jawa, yang seharusnya mendukung laba tetap resilien. Tren positif juga terlihat pada emiten saham MYOR, dengan titik masuk yang lebih menarik setelah 2Q26.
“Kami lebih memilih emiten barang konsumen primer yang defensif dan peritel makanan dengan volume penjualan yang tetap kuat, eksposur terhadap biaya yang dapat dikelola, serta katalis spesifik perusahaan,” papar riset RHB Sekuritas yang disusun oleh Vanessa Karmajaya Senior Research Analyst, mengutip Rabu (12/8/2026).
Terlebih, lanjut riset tersebut, emiten saham konsumen sebagian besar tengah diperdagangkan dengan valuasi yang relatif rendah (murah/undervalued), yaitu rata–rata sekitar 1,5 standar deviasi di bawah rata-rata 2 tahun (-1,5SD).
Emiten saham MYOR menjadi top pick RHB Sekuritas karena diperdagangkan pada valuasi terendah dibanding emiten–emiten konsumen lainnya, sehingga memberikan peluang untuk melakukan akumulasi yang lebih potensial bagi investor.
Dalam riset yang sama, RHB juga spesifik merekomendasikan sebelas perusahaan pilihan dengan rating buy, dan hanya satu dengan rating neutral.
Deretan sebelas saham pilihan RHB Sekuritas ialah, MYOR, ICBP, INDF, CMRY, MIDI, AMRT, MAPI, MAPA, ACES, MDIY, dan ERAA. Adapun emiten saham UNVR disematkan rekomendasi netral.
Selanjutnya sebagai salah satu acuan dalam berinvestasi dalam tren jangka panjang, berikut rekomendasi saham dan juga target harga saham keseluruhannya berdasarkan konsensus Bloomberg, mengutip data pada Rabu 12 Agustus 2026.
Rekomendasi dan Target Harga Saham Konsumen versi Bloomberg:
MYOR
- Buy: 23 Analis
- Hold: 1
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp2.474/saham
ICBP
- Buy: 28 Analis
- Hold: 5
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp9.815/saham
INDF
- Buy: 21 Analis
- Hold: 0
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp8.400/saham
CMRY
- Buy: 22 Analis
- Hold: 0
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp6.410/saham
MIDI
- Buy: 13 Analis
- Hold: 0
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp506/saham
AMRT
- Buy: 24 Analis
- Hold: 3
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp2.155/saham
MAPI
- Buy: 20 Analis
- Hold: 7
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp1.680/saham
MAPA
- Buy: 10 Analis
- Hold: 1
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp837/saham
ACES
- Buy: 25 Analis
- Hold: 4
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp462/saham
MDIY
- Buy: 5 Analis
- Hold: 1
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp1.241/saham
ERAA
- Buy: 17 Analis
- Hold: 0
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp517/saham
UNVR
- Buy: 17 Analis
- Hold: 10
- Sell: 3
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp2.044/saham
(fad)































