Logo Bloomberg Technoz

KOMODITAS TAMBANG

Pembeli Batu Bara RI Tunda Kontrak 2027 Tunggu RKAB, ESDM Respons

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 October 2026 09:50

Trigon Pacific Terminal, yang memuat batu bara metalurgi dan termal serta kokas minyak bumi./Bloomberg-James MacDonald
Trigon Pacific Terminal, yang memuat batu bara metalurgi dan termal serta kokas minyak bumi./Bloomberg-James MacDonald

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara ihwal ditundanya kontrak batu bara tahun depan oleh sejumlah pembeli dan penambang gegara ketidakpastian kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027. 

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengaku bakal mengecek kabar tersebut ke Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjeb Minerba).

Kendati begitu, dia memastikan Kementerian ESDM telah melakukan asistensi ke pelaku usaha untuk penyiapan pelaporan RKAB 2027.


“Jadi ya saya cek dahulu sama Dirjen Minerba untuk RKAB. Ya seharusnya ini kan kita sudah melakukan asistensi kepada pelaku usaha untuk penyiapan RKAB 2027. Jadi nanti saya cek dahulu ya,” kata Yuliot kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (23/10/2026).

S&P Global Platts melaporkan terdapat penambang batu bara Indonesia dan pembeli dari kawasan Asia yang menunda teken kontrak pasokan batu bara jangka panjang untuk 2027.