Waze, yang mengembangkan teknologi navigasi dan pemetaan untuk pengemudi, didirikan di Israel oleh Ehud Shabtai, Uri Levine, dan Amir Shinar.
Google mengakuisisi layanan navigasi Waze pada tahun 2013.
Waze lebih disukai daripada aplikasi navigasi lain di Malaysia karena menyediakan informasi real-time yang dikumpulkan dari pengguna mengenai kemacetan, kecelakaan, penutupan jalan, titik pengukuran kecepatan, dan rute alternatif.
Shamsul memerintahkan para kepala departemen pemerintah untuk segera menerapkan perintah tersebut, menurut surat edaran pemerintah yang dikirimkan ke kementerian dan lembaga pemerintah serta ditinjau oleh Bloomberg.
Kantor sekretaris jenderal tidak menanggapi permintaan komentar. Surat edaran tersebut dikonfirmasi oleh beberapa pejabat.
Para pejabat diarahkan ke Badan Keamanan Siber Nasional, yang berada di bawah Dewan Keamanan Nasional di Departemen Perdana Menteri, untuk klarifikasi lebih lanjut.
Komite Keamanan Siber Nasional telah mengevaluasi risiko terhadap keamanan informasi dan data pergerakan masyarakat yang timbul akibat penggunaan Waze, yang menurut Anwar tunduk pada hukum Israel.
“Kami tidak bisa berkompromi dalam hal keamanan data dan identitas masyarakat,” kata Anwar dalam sebuah postingan di Facebook.
(bbn)






























