Logo Bloomberg Technoz

Apalagi, dia menambahkan, beberapa emiten milik Danantara saat ini telah dihargai pasar dengan valuasi yang menarik. 

“Kami selalu profit oriented, kami melihat sekarang dari sisi risk reward menarik,” kata dia.

Hanya Kuat Kurang dari 2 Hari

Danantara disebut-sebut telah menyiapkan tambahan US$1 miliar atau setara sekitar Rp18 triliun hingga akhir tahun, untuk masuk ke pasar modal RI.

Dana tersebut merupakan dana tambahan setelah sebelumnya Danantara mengklaim menyiapkan dana hingga US$ 3 miliar untuk investasi saham dan obligasi asing maupun domestik.

Pandu Sjahrir./dok. Bloomberg

Sebagai catatan, itu hanya skenario jika dana tambahan Danantara dihabiskan dalam satu kali transaksi. Sementara, institusi besar umumnya melakukan transaksi secara perlahan melalui beberapa tahapan pembelian.

Sebelumnya, mengutip Reuters, Danantara telah mengalokasikan sekitar US$3 miliar untuk saham dan obligasi di dalam maupun luar negeri. Bergantung pada kondisi pasar, lembaga tersebut berencana menginvestasikan tambahan US$1 miliar hingga akhir tahun ini.

“Jika terjadi krisis di pasar dan kami menilai hal itu hanya didorong oleh sentimen eksternal yang sangat sementara, maka kami mungkin akan turun tangan,” kata Rani Piputri, kepala investasi publik di Danantara Investment Management.

Ia mengatakan dana tersebut telah digunakan untuk investasi secara bertahap sejak akhir tahun lalu hingga periode aksi jual besar-besaran di pasar saham. Aksi jual itu terjadi setelah MSCI memperingatkan pada Januari bahwa mereka dapat menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.

Piputri mengatakan Danantara mungkin akan turun tangan jika penurunan klasifikasi yang memicu aksi jual lebih lanjut bulan depan dinilai membuka peluang investasi yang menguntungkan.

Lantas, dengan asumsi semua dana tambahan setara Rp18 triliun tersebut masuk ke pasar saham RI, seberapa kuat dana tersebut menopang pergerakan IHSG?

Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan lalu, 12-16 Oktober 2026, mencapai Rp16,23 triliun, berdasarkan data mingguan BEI.

Artinya, dana tamabahan Danantara setara Rp18 triliun tersebut hanya mampu bertahan kurang dari dua hari.

(dhf)

No more pages