Logo Bloomberg Technoz

CIMB Group menilai kondisi pasar saat ini berpotensi membuat skema penambahan modal untuk meningkatkan porsi saham publik menjadi kurang optimal. Meski demikian, opsi delisting masih dalam tahap penjajakan dan belum menjadi keputusan final.

Berdasarkan laporan MBSB Investment Bank Bhd, CIMB Group memiliki sekitar 92,5% saham CIMB Niaga. Dengan asumsi harga saham BNGA Rp1.550/saham, kebutuhan dana untuk mengambil alih saham pemegang saham minoritas diperkirakan mencapai Rp2,95 triliun. Nilai tersebut berpotensi meningkat menjadi Rp3,84 triliun apabila CIMB Group menawarkan premi sebesar 30%.

Ketentuan peningkatan minimum free float menjadi 15% menjadi salah satu tantangan yang dihadapi emiten di pasar modal Indonesia. Bagi CIMB Niaga, keputusan mengenai opsi strategis yang akan ditempuh masih mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi pasar dan kepatuhan terhadap ketentuan regulator.

(fik/ell)

No more pages