Keputusan ini agak di luar prediksi. Konsensus yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi suku bunga acuan di 5,88%.
Artinya konsensus itu tidak bulat. Proporsi yang memperkirakan BI Rate ditahan 5,75%, naik 25 basis poin (bps) menjadi 6%, bahkan naik 50 bps ke 6,25% signifikan dalam mewarnai padangan pelaku pasar.
“Jika BI mempertahankan suku bunga dengan komunikasi yang meyakinkan mengenai stabilitas rupiah, maka sentimen saham perbankan dan pasar obligasi berpotensi terbantu,” sebut riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi penggerak IHSG hari ini. Berikut beberapa saham yang masuk jajaran top movers:
-
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang 6,25 poin.
-
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang 5,56 poin.
-
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 4,94 poin.
-
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 3,23 poin.
-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyumbang 2,96 poin.
Sedangkan sejumlah yang menjadi top laggards antara lain:
-
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengurangi 3,72 poin.
-
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 3,33 poin.
-
PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengurangi 1,85 poin.
-
PT United Tractors Tbk (UNTR) mengurangi 1,49 poin.
-
PT Energi Mega Persada Tbk (UNTR) mengurangi 1,29 poin.
Sementara itu, bursa saham Asia variatif pada perdagangan hari ini. Beberapa yang menguat antara lain Nikkei 225 (Jepang), TAIEX (Taiwan), Straits Times (Singapura), dan PSEi (Filipina).
Sedangkan yang melemah misalnya Shanghai Composite (China), Sensex (India), SETI (Thailand), dan Hang Seng (Hong Kong).
(aji)



























