Logo Bloomberg Technoz

“Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit 2026 akan berada dalam kisaran 8 hingga 12% dan dari sisi ketahanan perbankan secara umum akan tetap kuat dengan rasio pendukungan modal atau capital adequacy ratio perbankan pada Agustus 2026 tercatat tinggi sebesar 24,1%,” kata Destry.

Destry juga mencatat bahwa rasio kredit bermasalah atau non-performing loan perbankan secara agregat masih tercatat rendah di level 2,11% secara bruto. Sementara rasio alat liquid terhadap dana pihak ketiga tercatat meningkat dari 23,04% di Agustus 2026 menjadi 24,08% di September 2026.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan makroprudensial longgar untuk meningkatkan kredit atau pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sisi keuangan,” sebut Destry.

(ell)

No more pages