Selama dua pekan terakhir arus keluar dana tetap terjadi pada instrumen ETF Bitcoin yang tercatat di bursa Amerika Serikat. Sebagai catatan, berdasarkan data pekan lalu, investor memilih menarik dana hingga Rp4,11 triliun, dan Rp12,26 triliun minggu berikutnya.
Sementara itu, Strategy Inc. milik Michael Saylor mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah membeli 267 Bitcoin dengan nilai sekitar US$22,1 juta, yang menandakan kepercayaan terhadap pasar dan meningkatkan total kepemilikannya menjadi sekitar US$70 miliar.
Strategy juga melakukan pembelian kembali saham preferen STRC miliknya sendiri, menggunakan sekitar US$193 USjuta dari cadangan kas perusahaan. Perusahaan yang dulu bernama MicroStrategy ini menaikkan batas program buyback sekuritas kredit digitalnya sebesar US$1 miliar menjadi US$3 miliar.
Langkah-langkah ini diambil usai pekan yang penuh gejolak bagi perusahaan tersebut, yang merupakan akumulator Bitcoin terbesar di kalangan korporasi. MSCI Inc. menerapkan aturan baru yang berpotensi mengeluarkan Strategy dari indeks ekuitas globalnya. Kabar tersebut memunculkan pertanyaan lebih lanjut mengenai model pembiayaan perusahaan tersebut.
“Di pasar tradisional, titik terendah lokal sering kali terbentuk menjelang akhir Oktober, Akibatnya, para investor mata uang kripto utama mengandalkan tren musiman yang menguntungkan mereka untuk memulihkan kerugian minggu lalu,”
kata Alex Kuptsikevich, kepala analis pasar di FxPro, dalam sebuah catatan, dikutip dari Bloomberg News.
(red)
































