Jika ini sampai terjadi, Goldman Sachs memperkirakan bisa memicu arus modal keluar (capital outflow) mencapai US$ 5,6 miliar. Jumlah tersebut setara dengan volume perdagangan harian rata-rata selama 18 hari untuk saham-saham konstituen MSCI Indonesia Investable Market Index.
Posisi Investor
Lantas bagaimana posisi investor institusi di pasar modal Indonesia saat ini? Apakah sudah cukup tinggi?
Mengutip data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dana pensiun memang belum banyak berpartisipasi. Per September, nilai efek saham yang dimiliki dana pensiun adalah Rp 157,61 triliun. Malah turun dibandingkan posisi akhir 2025 yang senilai Rp 238,91 triliun.
Sementara nilai kepemilikan efek saham oleh asuransi adalah Rp 216,48 triliun. Juga turun dari posisi Desember 2025 yakni Rp 260.48.
Kemudian nilai kepemilikan efek saham oleh lembaga keuangan per September ada di Rp 651,47 triliun. Berkurang dari posisi akhir tahun lalu yaitu Rp 1.058,23 triliun.
Terlihat bahwa seluruh investor institusi ‘buang barang’.
(aji)





























