Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan harga minyak menebar ancaman inflasi. Jika inflasi tak terkendali, maka bank sentral di berbagai negara (termasuk Federal Reserve dari Amerika Serikat/AS) tidak punya pilihan selain menaikkan suku bunga acuan.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu diwaspadai?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 43. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 71. Menghuni area beli (long) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sebenarnya berpotensi naik. Resisten terdekat ada di kisaran US$ 4.155-4.165/troy ons.

Dari situ, harga emas bisa saja mengetes rentang US$ 4.174-4.205/troy ons. Target paling optimistis ada di US$ 4.230/troy ons.

Sementara itu, support terdekat sepertinya di US$ 4.112/troy ons. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga emas ke US$ 4.103-4.089/troy ons.

Target paling pesimistis adalah US$ 4.045/troy ons.

(aji)

No more pages