Logo Bloomberg Technoz

Perwakilan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi dan Bandara Internasional King Khalid mengonfirmasi bahwa bandara tersebut masih ditutup hingga Senin. Belum ada kepastian mengenai rencana pembukaannya kembali.

Keputusan ini diambil ketika pertempuran antara pasukan pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kedua pemberitahuan kepada awak penerbangan tersebut tidak mencantumkan tanggal berakhirnya pembatasan. Permusuhan berlanjut sepanjang akhir pekan, ditandai dengan sejumlah peringatan serangan udara di Riyadh dan laporan korban jiwa di dekat perbatasan Yaman.

Penghentian aktivitas penerbangan di Riyadh yang terus berlanjut menjadi tantangan besar bagi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Ia dijadwalkan menyambut para tamu asing di ibu kota untuk menghadiri acara investasi unggulan kerajaan tersebut, yang dikenal sebagai FII.

Pada Senin malam, Arab Saudi mengumumkan penundaan konferensi tersebut hingga 2027. Namun, pemerintah belum menetapkan tanggal baru pelaksanaannya.

Penutupan Bandara Riyadh dalam waktu lama secara efektif memutus akses langsung bagi warga asing yang ingin melakukan perjalanan ke ibu kota Arab Saudi.

Ketegangan antara pasukan pimpinan Arab Saudi di Yaman dan kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran mulai meningkat pada Juli, ketika jet tempur Arab Saudi menyerang landasan pacu bandara di Sanaa untuk mencegah delegasi Houthi yang kembali dari Iran mendarat.

Permusuhan kemudian meningkat tajam pada awal bulan ini ketika pasukan pimpinan Arab Saudi melancarkan kampanye militer skala penuh terhadap kelompok tersebut. Mereka menyatakan bahwa tujuan operasi itu adalah untuk melumpuhkan kelompok Houthi.

(bbn)

No more pages