Logo Bloomberg Technoz

Target paling optimistis datang dari BNI Sekuritas, di mana Analis Yulinda Hartanto menyematkan target harga BBRI di Rp 4.500. Sedangkan JPMorgan melalui Analis Harsh Wardhan Modi bahkan menyematkan predikat overweight. 

Dividend Yield

Bagi investor, memegang saham BBRI juga menguntungkan. Tahun ini, perkiraan dividend yield BBRI dari Maybank Sekuritas Indonesia ada di 9,4%. Tahun depan bahkan diperkirakan naik lagi jadi 10,1%.

Dividend yield BBRI berpotensi naik dibandingkan 2025 yang sebesar 7,8% dan 2024 yaitu 7,4%.

Cuan dari dividend yield saham BBRI lebih tinggi dari beberapa instrumen investasi lainnya. Misalnya deposito di bank.

Suku bunga penjaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% untuk simpanan rupiah. Kemudian untuk simpanan valas adalah 2%.

Bahkan dividend yield BBRI lebih tinggi dari bunga penjaminan  LPS untuk Badan Perekonomian Rakyat (BPR) yakni 6,25%.

Kemudian, dividend yield BBRI juga lebih tinggi ketimbang imbal hasil (yield) obligasi. Untuk tenor 10 tahun, saat ini yield obligasi adalah 7,169%.

Untuk tenor 1 tahun, yield obligasi ada di 6,69%.

Sedangkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030T3 bertenor 3 tahun memberikan kupon 6,9% per tahun. Lalu ORI030T6 (tenor 6 tahun) diganjar kupon 7% per tahun.

(red)

No more pages