“Dalam kasus-kasus downgrade MSCI Emerging Market terbaru, pasar biasanya mengalami kinerja yang lebih buruk dibanding benchmark yang lebih luas selama dua hingga tiga bulan setelah pengumuman konsultasi awal, sebelum kemudian stabil,” terangnya.
“Kami tetap Underweight terhadap Indonesia, karena tekanan dari Indeks yang berkepanjangan, lemahnya laba, serta hambatan makroekonomi kemungkinan akan membatasi terjadinya re-rating yang berkelanjutan,” papar Goldman Sachs Research, melansir Bloomberg News pagi hari ini.
Terlebih lagi berikut 10 saham laggards pada perdagangan Senin (19/10/2026) berdasarkan data Bloomberg:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membebani 32,52 poin
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membebani 26,66 poin
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membebani 12,76 poin
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membebani 12,04 poin
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membebani 9,95 poin
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membebani 9,62 poin
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membebani 5,36 poin
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membebani 4,88 poin
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membebani 4,79 poin
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) membebani 4,73 poin
(fad)
No more pages


























