Selama berbulan-bulan, Trump berusaha mengalihkan kesalahan atas tingginya harga energi dari perang AS melawan Iran, yang memperlambat pengiriman minyak melalui Selat Hormuz sehingga menyebabkan lonjakan harga energi global. Sebaliknya, ia menyalahkan serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.
“Dia tidak ingin mengakhiri perang ini, dan mungkin memang tidak pernah ingin,” tulis Trump mengenai Zelenskyy.
“Dia bisa saja mencapai kesepakatan yang lebih baik dua tahun lalu daripada yang bisa dia capai sekarang. Negaranya porak-poranda, sebagian besar wilayahnya hilang, lautan dan perairannya lenyap, serta populasi laki-lakinya sedikit, terluka, dan/atau tewas. SAYA INGIN PERANG INI BERAKHIR!”
Zelenskyy, dalam wawancara pada hari Minggu dengan Bloomberg News, pada gilirannya menuduh Trump berusaha menekan Kyiv agar menyerah kepada Rusia, yang memperparah perselisihan selama seminggu antara kedua pemimpin tersebut.
Pemimpin Ukraina itu pada hari Minggu berbicara dengan negosiator Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, di tengah upaya untuk memulai kembali perundingan damai yang saat ini terhenti.
Zelenskyy juga menuduh AS dengan sengaja membatasi sistem Starlink dan Starshield-nya, yang membantu Ukraina mencegat drone Rusia yang datang dan memungkinkan Ukraina menemukan jalur aman untuk mengirimkan makanan dan pasokan kepada pasukannya. Gedung Putih membantah keterlibatan apa pun dalam penonaktifan sementara tersebut.
Trump mencabut tarif dan sanksi baru terhadap Rusia pada hari Jumat, hanya seminggu setelah mencapai kesepakatan dengan pemimpin Rusia mengenai ekspor solar yang menurutnya bertujuan menurunkan harga bahan bakar yang tinggi menjelang pemilihan sela AS, di mana biaya hidup menjadi perhatian utama para pemilih.
Setidaknya 10 senator Partai Republik, serta anggota DPR, telah menyuarakan penolakan terhadap kedua kesepakatan tersebut dalam sebuah perlawanan yang tidak biasa terhadap Trump, seiring Partai Republik menghadapi kemungkinan yang semakin besar bahwa mereka akan kehilangan mayoritas di Kongres setelah pemilihan sela pada 3 November.
(bbn)





























