Logo Bloomberg Technoz

“Saya berharap presiden tidak melakukannya; menurut saya, itu adalah sebuah kesalahan,” ujar Cruz pada hari Sabtu di Fox News, merujuk pada perintah eksekutif Trump yang diterbitkan Jumat malam untuk memberikan pengecualian terhadap undang-undang Graham tersebut. “Sayangnya, langkah yang diambil saat ini justru menguntungkan Putin.”

Setidaknya delapan senator dari Partai Republik, bersama dengan sejumlah anggota DPR dari partai yang sama, telah menyatakan penolakan terhadap kesepakatan diesel Trump dengan Rusia maupun pemberian pengecualian sanksi tersebut.

“Bagian mana dari penegakan undang-undang yang disahkan Senat dengan perolehan suara 86 berbanding 11 yang tidak dipahami oleh Presiden dan para penasihatnya?” tulis Senator Thom Tillis, politisi Partai Republik dari Carolina Utara yang akan pensiun di akhir masa jabatannya, dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Sabtu.

Ia menambahkan bahwa Trump bisa menurunkan harga energi dengan menangani masalah Iran, alih-alih “memberikan keuntungan bagi Vladimir Putin.”

Sebuah kelompok bipartisan yang terdiri dari 12 senator telah mengirimkan surat kepada Trump awal pekan ini, mendesaknya untuk membatalkan kesepakatan diesel dengan Rusia dan menegakkan undang-undang Graham tersebut. Para penandatangan dari Partai Republik antara lain Tillis, Mitch McConnell, John Cornyn, Susan Collins, Alan Armstrong, dan Lisa Murkowski.

“Mengizinkan diesel asal Rusia masuk ke pasar global hanya akan memberikan sedikit atau bahkan tidak ada manfaat sama sekali bagi rakyat Amerika,” tulis para senator tersebut dalam suratnya. Mereka berargumen bahwa pendapatan dari penjualan tersebut akan membantu mendanai perang Rusia di Ukraina serta memperdalam kerja sama Moskow dengan Tiongkok, Iran, dan Korea Utara.

Darline Graham, yang ditunjuk untuk mengisi kursi mendiang saudaranya dan kini mencalonkan diri untuk masa jabatan penuh, menyatakan kebanggaannya terhadap rancangan undang-undang yang menggunakan nama Lindsey Graham tersebut. Ia berencana untuk berbicara dengan Trump saat Trump berkunjung ke Carolina Selatan minggu depan.

“Presiden dan saya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengakhiri perang serta menurunkan harga bensin dan diesel. Rancangan undang-undang sanksi ini adalah salah satu instrumen yang bisa ia gunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Keputusan untuk menggunakannya atau tidak, sepenuhnya ada di tangan beliau,” ujarnya kepada wartawan lokal pada hari Sabtu. “Secara pribadi, saya akan terus menekan Rusia agar mengakhiri perang dan menurunkan harga bahan bakar, karena saya tidak memercayai Putin maupun Rusia.”

Meskipun Ukraina mendapat dukungan luas di Capitol Hill, Kongres saat ini sedang dalam masa reses terkait pemilihan paruh waktu (midterm elections), sehingga kecil kemungkinan adanya tindakan segera untuk menghalangi kesepakatan diesel Trump.

Rencananya untuk mengembalikan diesel Rusia ke pasar AS dan pasar global diperkirakan tidak akan memberikan dampak langsung yang berarti terhadap harga. Namun, jika ekspor Rusia kembali berjalan secara berkelanjutan menjelang akhir tahun, hal ini dapat membantu mengurangi defisit pasokan global—dengan catatan Moskow mampu memenuhi komitmennya di tengah serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap kilang-kilang minyak mereka.

Jeanne Shaheen, anggota senior dari Partai Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, bersama enam senator lainnya, awal minggu ini menandatangani surat yang menentang keputusan tersebut. Mereka menyatakan bahwa Kongres “telah secara tegas melarang impor energi dari Rusia pada tahun 2022 guna mencegah dolar Amerika mendanai perang brutal Putin terhadap Ukraina.”

“Keputusan Presiden Trump untuk mengizinkan impor diesel Rusia ke AS sangat bertentangan dengan undang-undang tersebut,” ujar Senator dari Partai Demokrat—Shaheen, Richard Blumenthal, dan Ron Wyden—serta Senator dari Partai Republik—Collins, Murkowski, Tillis, dan John Curtis—dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Para anggota DPR juga mengambil langkah untuk menentang kesepakatan tersebut. Sekelompok anggota dari Partai Demokrat dan seorang anggota dari Partai Republik mengajukan rancangan undang-undang pada hari Jumat untuk memblokir impor diesel Rusia. Meski demikian, pengesahan aturan ini akan sulit dilakukan di Kongres yang dikuasai oleh Partai Republik dan mungkin memerlukan upaya untuk mengatasi veto dari Trump.

Anggota DPR Don Bacon, politisi Partai Republik dari Nebraska yang akan segera pensiun, turut mensponsori rancangan undang-undang tersebut. Anggota DPR Brian Fitzpatrick, politisi Partai Republik dari Pennsylvania yang tengah menghadapi pemilihan kembali di kursi yang diperebutkan dengan ketat, secara terpisah menyatakan akan mengusulkan undang-undang untuk melarang pembelian minyak Rusia.

“Banyak dari kami tidak akan mendanai hal-hal ini dengan kesadaran bahwa ia justru mendukung invasi seorang diktator dan mengorbankan sekutu,” tulis Bacon dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Sabtu.

French Hill, anggota parlemen dari Partai Republik yang mewakili Arkansas, mengatakan bahwa ia telah meminta penjelasan tertutup mengenai dasar pertimbangan di balik keputusan tersebut. Ia berpendapat bahwa AS seharusnya justru meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Rusia.

Partai Demokrat hampir secara bulat menentang langkah Trump terhadap Putin. Pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer, menyatakan dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Sabtu bahwa kesepakatan diesel baru tersebut sama sekali tidak mencerminkan prinsip "America First" (mengutamakan kepentingan Amerika).

Ia mengkritik kesepakatan itu karena dianggap memberikan "penopang hidup" bagi ekonomi Rusia, di saat "rakyat Amerika justru membutuhkan bantuan akibat lonjakan harga yang drastis."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengkritik kebijakan pengecualian tersebut, seraya mengatakan bahwa langkah ini bisa menjadi awal dari pelonggaran sanksi yang lebih luas bagi Moskow.

"Di saat Rusia melancarkan serangan masif terhadap sektor energi kita, di Amerika—sayangnya—justru diambil keputusan untuk sepenuhnya mengabaikan undang-undang Lindsey Graham," tulis Zelenskyy dalam unggahan media sosial pada hari Sabtu.

Ketegangan antara Washington dan Kyiv meningkat sejak Trump mengumumkan kesepakatan diesel tersebut pekan lalu. Pejabat pertahanan Ukraina mengungkapkan minggu ini bahwa kecepatan koneksi pada Starshield—layanan satelit kelas militer milik SpaceX—telah melambat. Seorang pejabat AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Trump tidak memerintahkan pembatasan apa pun terhadap akses Ukraina ke teknologi satelit tersebut.

"Pelonggaran sanksi AS, berkurangnya tekanan terhadap pihak agresor, serta imbalan finansial bagi Putin—semua ini justru mendorongnya untuk terus melancarkan serangan," ujar Zelenskyy.

(bbn)

No more pages