Logo Bloomberg Technoz

Tekanan juga terlihat pada saham–saham energi yang terkoreksi 11,8%, saham konsumen non primer turun 10,9%, serta saham kesehatan yang melemah 10,6%.

Sebelumnya, IHSG telah lebih dahulu ditutup di zona merah pada Sesi I perdagangan.

Indeks Komposit melemah 10,76% di posisi 5.233. Sepanjang sesi tersebut, IHSG amat tertekan di rentang 5.404 sampai dengan terlemahnya 5.193, dengan tekanan jual yang konsisten hingga tutup sesi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi pada Sesi I mencapai Rp17,33 triliun dengan volume perdagangan 38,69 miliar saham dan frekuensi 1,35 juta kali transaksi.

Pelemahan Sesi I dipicu oleh tekanan pada saham-saham barang baku, saham energi, dan saham infrastruktur yang masing-masing turun 12,9%, 12,2% dan 12,1%. Sejumlah saham turut menjadi pemberat Indeks, di antaranya PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang turun 15%, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melemah 14,9%, serta PT Indika Energy Tbk (INDY) yang terkoreksi 14,8%.

(fad)

No more pages