Saham-saham Pemberat IHSG Turun 11% hingga Drop di Bawah 5.200
Muhammad Julian Fadli
16 October 2026 10:16

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir hebat pada perdagangan pagi hari ini hingga drop 11% lebih mencapai 5.210 pada Jumat (16/10/2026). Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) hingga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) jadi pemberat Indeks Komposit.
Sepanjang perdagangan, IHSG melaju dengan volatilitas tinggi di rentang 5.404 sampai dengan titik terendahnya 5.193. Tercatat ada pelemahan 747 saham, hanya ada 14 saham yang menguat, dan sisanya 20 saham stagnan.
Mirae Asset Sekuritas menyebut, IHSG melemah tertekan sentimen MSCI yang membuka konsultasi untuk menurunkan Indonesia langsung ke Standalone, bukan Frontier Market, karena lemahnya penegakan hukum dan dugaan manipulasi perdagangan.
“Jika terealisasi, Indonesia akan keluar dari indeks MSCI Emerging Market, dengan potensi dana asing pasif keluar sekitar US$3 miliar. Saham bank besar dan emiten dengan kepemilikan asing tinggi paling berisiko,” terang Mirae Asset Sekuritas dalam catatan terbarunya.
Terlebih lagi berikut 10 saham laggards pada perdagangan Jumat (16/10/2026) berdasarkan data Bloomberg:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membebani 68,14 poin
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membebani 47,3 poin
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membebani 30,57 poin
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membebani 27,18 poin
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membebani 13,74 poin
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membebani 12,69 poin
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membebani 12,32 poin
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membebani 11,98 poin
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) membebani 11,91 poin
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membebani 11,42 poin


























