Logo Bloomberg Technoz

Meski banyak ekonom telah memperkirakan langkah tersebut pada pekan-pekan menjelang pertemuan September, Schenker menjadi ekonom pertama yang disurvei Bloomberg dan memprediksi kenaikan suku bunga itu pada Juni. Prestige Economics, tempat Schenker menyusun proyeksi ekonomi, secara konsisten masuk dalam jajaran teratas analis mata uang asing dalam pemeringkatan Bloomberg.

Dalam beberapa waktu terakhir, perdebatan di kalangan trader dan ekonom berpusat pada kemungkinan apakah The Fed akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan ini atau menundanya hingga pertemuan Desember. Pasar swap kini sepenuhnya memperhitungkan kenaikan sebesar 25 bps pada Desember.

Peluang kenaikan suku bunga pada Oktober sempat melonjak di atas 50% di pasar kontrak berjangka sebelum kembali turun pada Rabu. Pergerakan itu terjadi setelah data inflasi indeks harga konsumen (IHK) menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan ekonom, terutama akibat lonjakan biaya bahan bakar.

Namun, Schenker menilai The Fed belum memiliki cukup informasi untuk mengambil keputusan pada pertemuan Oktober. Pasalnya, sebagian besar data yang dirilis pada Rabu dikumpulkan sebelum bank sentral menaikkan suku bunga pada September.

“Menurut saya, belum cukup banyak data yang tersedia untuk memberi mereka keyakinan yang dibutuhkan,” kata Schenker.

Sementara itu, di antara pertemuan Oktober dan Desember, para pejabat The Fed akan menerima dua laporan ketenagakerjaan tambahan serta satu laporan IHK yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan berikutnya.

“Waktunya hanya enam pekan, tetapi mereka akan memperoleh jauh lebih banyak data,” kata Schenker. “Jika mereka melihat bahwa kenaikan 25 basis poin tidak memberikan dampak apa pun, saya pikir mereka mungkin akan menerapkan kenaikan sebesar 50 basis poin.”

Schenker memperkirakan kenaikan yang lebih besar tersebut kemungkinan akan diikuti jeda kenaikan suku bunga pada awal tahun depan. Sebaliknya, jika The Fed hanya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, kenaikan lanjutan pada kuartal pertama tahun depan akan menjadi kemungkinan besar.

(bbn)

No more pages