Logo Bloomberg Technoz

Pemberat IHSG Pagi Ini, Grup Bakrie hingga Prajogo Pangestu

Muhammad Julian Fadli
15 October 2026 09:35

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada perdagangan pagi hari ini, Kamis (15/10/2026). IHSG sempat jatuh 1,1% hingga menyentuh posisi 5.875 pada pukul 09:20 WIB.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp1,79 triliun yang amat didominasi tekanan jual di pasar, terlebih sepanjang pagi hari ini sudah tercatat 6,1 miliar saham ditransaksikan.

Tercatat hanya ada 134 saham menguat dan 454 saham melemah. Sisanya, 164 saham stagnan.


Saham–saham energi, saham barang baku, dan saham teknologi menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan turun tajam mencapai 1,88%, 1,86%, dan 1,77%. Disusul oleh saham transportasi yang terdepresiasi 1,66%.

Saham-saham laggard pemberat IHSG perdagangan pagi hari ini antara lain:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menekan 6,87 poin
  2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menekan 3,35 poin
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menekan 3,06 poin
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menekan 2,87 poin
  5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menekan 2,34 poin
  6. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menekan 2,3 poin
  7. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menekan 2,05 poin
  8. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menekan 1,85 poin
  9. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menekan 1,85 poin
  10. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menekan 1,78 poin