Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik, sementara indeks S&P 500 melemah setelah laporan tersebut dirilis. Investor meningkatkan perkiraan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober menjadi sekitar 45%.
Pada September, The Fed merespons kembali meningkatnya tekanan harga dengan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023. Sejak saat itu, sejumlah pejabat tinggi bank sentral mengisyaratkan bahwa mereka memiliki waktu untuk mengevaluasi data ekonomi terbaru sebelum mengambil tindakan lanjutan. Meski demikian, berdasarkan proyeksi terbaru, median perkiraan para pejabat masih menunjukkan adanya satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini.
Laporan yang dirilis pada Rabu tersebut menunjukkan IHK naik 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sedangkan IHK inti meningkat 2,6%. Data ini menjadi laporan terakhir mengenai harga konsumen sebelum pertemuan kebijakan The Fed pada 27–28 Oktober. Gubernur The Fed Kevin Warsh dijadwalkan berbicara pada Kamis malam waktu New York dalam rangkaian pertemuan IMF di Bangkok.
Sejumlah survei menunjukkan rumah tangga AS semakin frustrasi akibat memburuknya keterjangkauan biaya hidup, seiring kenaikan harga yang melampaui pertumbuhan upah. Laporan terpisah yang dirilis pada Rabu menunjukkan rata-rata upah per jam setelah disesuaikan dengan inflasi turun pada September dibandingkan setahun sebelumnya. Penurunan tersebut menjadi yang keenam secara berturut-turut.
Kekhawatiran Utama
Data IHK menunjukkan harga bensin, yang menjadi indikator harga harian bagi banyak warga, melonjak 9,1% pada September dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut merupakan yang terbesar sejak pecahnya perang Iran pada Maret yang memicu lonjakan harga bahan bakar. Sementara itu, harga jasa perawatan medis naik 0,3%. Berdasarkan jajak pendapat KFF yang dirilis bulan ini, biaya layanan kesehatan dan harga bensin sama-sama menjadi kekhawatiran ekonomi utama pemilih menjelang pemilihan paruh waktu.
Sewa ekuivalen pemilik rumah (owners’ equivalent rent), indikator biaya perumahan yang merupakan komponen terbesar dalam IHK, terus meningkat sebesar 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, harga bahan pangan sedikit turun, begitu pula harga obat-obatan resep.
Harga jasa secara luas, tidak termasuk energi dan sewa, mencatat kenaikan tajam selama dua bulan berturut-turut. Sementara itu, harga barang inti meningkat paling tinggi sejak Januari 2025, mencerminkan kenaikan yang cukup besar pada harga mobil bekas dan pakaian, serta lonjakan harga mainan yang mencapai rekor.
“Kami tentu sudah mengetahui bahwa harga energi dan bahan bakar akan melonjak. Namun, angka IHK inti yang tetap tinggi—menyusul kenaikan yang lebih kuat pada Agustus—menimbulkan kekhawatiran bahwa kenaikan harga bahan bakar mungkin mulai diteruskan ke harga barang dan jasa lainnya,” kata Ben Ayers, ekonom senior di Nationwide.
Laporan tersebut juga menyoroti tekanan harga yang masih berlangsung akibat pembangunan pusat data. Harga perangkat lunak komputer dan aksesori naik 28,4% dibandingkan setahun sebelumnya, mencatat rekor tertinggi. Sementara itu, harga komputer, perangkat periferal, dan asisten rumah pintar meningkat 9,7%, juga mencetak rekor.
Kondisi ekonomi menjadi salah satu topik utama perdebatan para kandidat dalam pemilihan paruh waktu mendatang. Tingkat pengangguran masih rendah, belanja konsumen tetap kuat, dan investasi bisnis turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, banyak pemilih menyalahkan tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump dan konflik Iran atas meningkatnya biaya hidup.
“Banyak kebijakan Trump membantu menekan inflasi, tetapi guncangan energi benar-benar menjadi cerita utama hari ini,” kata Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, kepada Fox Business. “Angka ini mengecewakan.”
Pada awal tahun ini, inflasi telah kembali mendekati level terendah sejak awal 2021. Namun, perang memicu lonjakan harga bensin, solar, dan berbagai komoditas lainnya, sehingga mendorong inflasi naik dan pada akhirnya meningkatkan biaya pinjaman.
Dampak kenaikan harga solar sulit dipisahkan secara khusus dalam perhitungan IHK. Kenaikan biaya bahan bakar biasanya pertama-tama memengaruhi jasa transportasi, kemudian merambat ke harga pangan, barang tahan lama seperti furnitur, serta produk lain yang membutuhkan biaya pengiriman lebih tinggi. Namun, dampak tersebut dapat muncul dengan jeda waktu.
Secara terpisah, Badan Jaminan Sosial AS pada Rabu mengumumkan bahwa penerima manfaat akan memperoleh penyesuaian biaya hidup sebesar 3,6% pada 2027, kenaikan terbesar dalam empat tahun. Besaran penyesuaian tersebut dihitung berdasarkan data IHK pada kuartal ketiga.
(bbn)




























