GANGGUAN KELISTRIKAN
Danantara Minta PLN Matangkan Backup Plan Listrik, Imbas Blackout
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 October 2026 19:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menilai rencana cadangan atau back up plan permasalahan kelistrikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) perlu disempurnakan, utamanya dalam menghadapi pemadaman listrik atau blackout.
CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan PLN memang sudah memiliki rencana cadangan untuk menghadapi blackout. Namun, dia menilai rencana cadangan tersebut masih perlu disempurnakan.
“Ya mungkin pasti sudah ada, tapi ya itu perlu disempurnakanlah,” kata Rosan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (14/10/2026).
“Ya, tentunya evaluasi itu harus tetap kita lakukan. Kita harus selalu siap dalam segala kondisi, kita harus punya selalu backup plan yang mungkin selama ini yang harus ditebalkan juga di PLN apabila ada kejadian, tuh backup plan-nya itu seperti apa,” tegas Rosan.
Di sisi lain, Rosan mengaku bakal mengevaluasi model bisnis PLN. Hal tersebut dilakukan agar bisnis penyediaan listrik dapat dilakukan lebih efisien.





























