Agen tersebut juga menyediakan akses ke layanan keuangan lain, mulai dari referensi pembukaan rekening tabungan dan pengajuan pinjaman, asuransi mikro, hingga penarikan tunai dari kiriman uang luar negeri.
Masyarakat juga dapat membeli tiket berbagai moda transportasi melalui BRILink Agen, termasuk bus, shuttle, kereta api, dan kapal penyeberangan. Ragam layanan ini membuat agen menjadi salah satu alternatif akses transaksi bagi masyarakat di daerah.
BRILink Agen Buka Peluang Usaha di Daerah
Di luar perluasan akses keuangan, jaringan BRILink Agen juga membuka peluang pendapatan bagi pelaku usaha lokal. Melalui kemitraan dengan BRI, pemilik warung dan pengusaha setempat dapat menambah sumber penghasilan dari layanan transaksi perbankan.
Model kemitraan tersebut memungkinkan pelaku usaha menggabungkan aktivitas bisnis utama dengan layanan keuangan. Dengan demikian, warung atau toko yang sebelumnya hanya melayani kebutuhan konsumsi masyarakat dapat berkembang menjadi titik layanan transaksi perbankan di lingkungan sekitar.
BRI juga mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas agen agar usaha mereka dapat berkembang. Salah satu upayanya adalah mendorong agen untuk naik kelas ke kategori Jawara dan Juragan, yakni kelompok agen dengan tingkat fee-based income tertinggi.
Per September 2026, sebanyak 59 ribu BRILink Agen telah masuk dalam kategori Jawara dan Juragan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa jaringan agen tidak hanya berfungsi sebagai saluran distribusi layanan perbankan, tetapi juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk memperbesar skala bisnis.
Pengembangan usaha agen berpotensi memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Tambahan pendapatan dari layanan transaksi dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, sementara keberadaan layanan keuangan di sekitar permukiman mempermudah masyarakat melakukan transaksi.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, kekuatan jaringan BRILink Agen tidak hanya ditentukan oleh jumlah dan luas jangkauannya, tetapi juga oleh kedekatan agen dengan masyarakat.
“BRILink Agen bukan sekadar mitra transaksi perbankan. Di banyak daerah, mereka menjadi pihak yang membantu masyarakat mengakses layanan keuangan, memahami cara bertransaksi, sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin para agen terus tumbuh bersama masyarakat yang mereka layani, sehingga manfaat inklusi keuangan juga dapat menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar,” ujar Akhmad.
Menurut dia, interaksi sehari-hari antara agen dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membantu memperkenalkan layanan keuangan formal. Kedekatan tersebut juga dapat mendorong masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan transaksi digital.
Kontribusi terhadap Pendapatan dan Dana Murah BRI
Perluasan jaringan BRILink Agen juga memberikan kontribusi terhadap kinerja bisnis BRI. Hingga akhir September 2026, jaringan tersebut menghasilkan fee-based income sebesar Rp1,3 triliun.
Selain menghasilkan pendapatan berbasis komisi, aktivitas BRILink Agen turut mendukung penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) sebesar Rp32 triliun.
Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan jaringan agen memiliki dua fungsi bagi perseroan. Di satu sisi, jaringan ini memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah yang belum terlayani secara optimal. Di sisi lain, aktivitas transaksi dan kemitraan agen turut mendukung pendapatan serta penghimpunan dana BRI.
Akhmad menilai kinerja bisnis tersebut berjalan seiring dengan peran BRILink Agen dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kinerja bisnis yang positif ini kian memperlihatkan bahwa penguatan jaringan keuangan di tingkat desa tidak hanya membantu menggerakkan transaksi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat bisnis BRI yang berbasis ekonomi kerakyatan,” tutup Akhmad.
Ke depan, penguatan jaringan agen menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha lokal. Dengan jaringan yang telah menjangkau sekitar 80% desa di Indonesia, BRILink Agen memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Momentum Bulan Inklusi Keuangan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pemanfaatan layanan keuangan formal dan digital. Melalui perluasan akses, peningkatan kapasitas agen, serta pengembangan kemitraan usaha, jaringan BRILink Agen menghubungkan kebutuhan transaksi masyarakat dengan peluang pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
(tim)





























