Logo Bloomberg Technoz

BYAN Mengaku Tidak Terlalu Terlibat Transaksi dengan Haji Isam

Redaksi
14 October 2026 08:10

Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan Pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong. (Tangkapan layat Instagram/ @alwincc)
Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan Pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong. (Tangkapan layat Instagram/ @alwincc)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten batu bara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merespon permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait jual beli saham perusahaan dengan kendaraan investasi milik Haji Isam, PT Jhonlin Baratama.

Selain soal perbedaan jumlah saham yang dialihkan dari informasi awal, BEI juga meminta penjelasain detail lain hingga soal penentuan harga transaksi saham BYAN yang diambil alih Haji Isam.

Dalam surat balasan yang ditandatangani Direktur BYAN Jenny Quantero dan Alastair Mcleod terungkap jika BYAN tidak banyak dilibatkan dalam transaksi tersebut.


Manajemen hanya memastikan jika harga transaksi antara Haji Isam, Low Tuck Kwong dan Elaine Low dilakukan di harga Rp2.588/saham untuk 10,84 miliar saham BYAN.

Jumlah saham BYAN tersebut juga berubah dari pengumuman sebelumnya, 10 miliar saham.